Jumat, 09 Mei 2014

desa lumban dolok Hutahaean Laguboti


lumban dolok desa Pardomuan na uli kampung Hutahaean


          lumban dolok adalah salah satu desa yang terletak di pulau sumatra, tepatnya di sumatra utara kabupaten Tobasa kecamatan laguboti.
layaknya desa di tempat lain, lumban dolok memiliki penduduk kurang lebih 300 kepala keluarga. mayoritas penduduk yang tinggal di lumban dolok adalah suku Batak Toba yang pada umumnya bermargakan Hutahaean. Mata pencarian sebagian besar penduduk di lumban dolok adalah pertanian, baik sawah maupun perladangan. Selain itu, masyarakat di lumban dolok juga banyak yang beternak sebagai kerja sampingan, diantaranya ada peternakan besar kerbau, Babi, Ayam, sapi, dan lain-lain. desa lumban dolok juga memiliki keaneka ragaman usaha yang bergerak di bawah naungan desa itu sendiri seperti usaha musik dan tenda (dalihan natolu musik, pardomuan musik, dan satu lagi yang akan di bentuk oleh Pariang Hutahaean atau paman saya sendiri), selain itu ada juga usaha penjualan batu, pasir yang dimiliki oleh Parlindungan grup.

Masalah kuliner juga tidak di lewatkan lumban dolok ini, dimana banyak lapo-lapo (kedai) yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman baik khas batak, padang dan lain lain. Salah satunya lapo tuak si JOKER (A.Sorta/paman saya juga) lapo ini menghandalkan menu khasnya yaitu minuman khas orang batak (TUAK) juga menyediakan berbagai macam TAMBUL (cemilan) yang dianggap pelengkap jika minum tuak. Tidak jarang orang dari luar desa maupun luar kecamatan bahkan kabupaten mengunjungi Lapo tuak ini. dari beberapa pengunjung/langganan yang datang ke lapo ini mengatakan bahwa Tuak si Joker memiliki rasa yang nikmat di bandingkan dengan lapo-lapo tuak lainnya.
disamping itu, desa lumban dolok dikenal dengan desa yang damai, mengapa demikian? karena tidak jarang bagi orang batak jika sudah di lapo tuak rap marende (karauke) antar pengunjung, masyarakat sekitar tidak merasa dirinya terganggu oleh para peminum tuak yang  bernyanyi-nyanyi ria di lapo tuak, karena masyarakat lumban dolok manganggap nyanyian dari para peminum tuak itu sebagai hiburan pelepas rasa capek setelah bertani ataupun berkebun. Selain iringan gitar dan seruling yang pada umumnya sebagai senjata handalan lapo tuak para penyanyinya juga merupakan artis desa (hehehee) tahu sendirikan suara orang batak itu bagus-bagus.

desa lumban dolok ini juga di kenal sbagai desa yang memiliki sosial yang bagus terutama di bidang pergaulan salah satunya pegaulan antar pemuda dengan desa lain, malah pmuda desa lain lebih sering bermain ke desa lumban dolok. selain solodaritas antar pemuda, orng tua juga demikian, terbukti dari lapo tua tadi yang pengunjungnya bukan hanya dari desa lumban dolok sendiri melainkan juga dari luar daerah.

lumban dolok merupakan huta hatubuan ni marga Hutahaean (kampung kelahiran marga hutahaean) yang marpadan dengan marga Aruan, Hutajulu, dan sitorus boltok (marga yang sama). Lumban dolok dalam bahasa indonesia bisa di katakan kampung dataran tinggi atau kampung tinggi. letak desa lumban dolok ini sangat strategis karena desa ini berada di antara kota Balige dan Porsea dimana kota kecil tersebut merupakan ibukota dari kabupaten Tobasa (Balige). jadi tidak jarang orang berinfestasi di desa lumban dolok. salah satunya pengusaha ternama di Riau dan di Toba (H.Hutahaean) memiliki rumah bag istana di daerah lumban dolok, ia juga telah mendirikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar yaitu perkebunan Ubi kayu yang di olah menjadi tepung tapioka (PT.TAPIOKA HUTAHAEAN).

Saya sendiri bukan merupakan kelahiran lumban dolok, melainkan lahir di dalu-dalu pekan baru, akan tetapi saya sembat mengecam pendidikan di lumban dolok. selain dari desa kelahiran marga saya, opung (kakek nenek) dan bapauda (paman) saya juga tinggal di desa lumban dolok. Selama di sana, saya merasakan seluruh penghuni desa itu adalah keluarga saya terlepas dari marga tadi.
Sejauh ini, mungkin 80 persen penduduk lumban dolok mengenali saya walaupun sudah hampir 10 tahun saya merantau di negri orang.

Mungkin sampai sini dulu pengenalan desa Lumban dolok yang bisa saya sampaikan. adapun kekurangan yang lain saya sangat mengharapkan masukan dari semua orang yang membuka tautan ini.
salam buat teman seperjuangan saya di huta Robet Hutapea, Dedy hutapea, Royen Marbun, Erwin hutahaean, eko util Hutahaean, Tamrin Hutahaean, Hardy rudi anto Hutahaean, Mangaranap Hutahaean, Dios Lumban tobing, Lamhot, Andri Nainggolan, theo Tobing, Sandri Hutapea, Evan Dolok saribu, Ivan Simanunkalit Dan lain-lain.
salam juga buat senior (among/pak tua) Pandang Hutahaean, Marnaeak Hutahaean, Jusman Hutahaean, Desnal Hutahaean, Itton Hutahaean, Lukman, luit, otto, Agus, Kardi, Domu Hutahaean, Abdul Hutahaean, Rolas Hutahaean dan lain sebagainya yang tidak bisa di sebutkan satu persatu.
hita pature ma huta ta asa tung lam denggan.


salam hangat dari JEFFRY Hutahaean untuk desa tercinta LUMBAN DOLOK na uli.
HORAS.


1 komentar: